Wednesday, February 21, 2024
anggadateknologi@gmail.com
Edukasi

Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Perempuan

pubertaspubertas

ZULIRANTAUWATI,ID – Bagi sobat Mbak Zuli yang punya anak perempuan, ketika memasuki masa remaja, setiap anak mengalami fase pubertas.
Secara umum, anak perempuan biasanya memulai pubertas antara usia 8 hingga 13 tahun. Pubertas merupakan periode pertumbuhan anak yang mencapai puncaknya atau pertumbuhan yang paling cepat kedua setelah bayi.
Pubertas tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga menyebabkan perkembangan organ seksual anak perempuan. Proses ini mencakup fase menstruasi pertama dan perubahan fisik lainnya.
Mengalami Menarche
Ciri utama pubertas pada anak perempuan adalah menarche atau menstruasi pertama, biasanya terjadi pada usia 12 tahun. Meskipun normal jika siklus menstruasi tidak teratur pada tahun pertama dan kedua setelah menarche.
Selain menstruasi, 6–12 bulan sebelum menarche, anak perempuan biasanya mengalami keputihan tanpa bau. Keputihan ini umumnya berwarna putih atau bening saat pertama kali muncul.
Timbul Jerawat
Jerawat pada usia remaja dapat menjadi tanda pubertas pada anak perempuan. Hormon yang meningkat selama pubertas dapat membuat kelenjar sebum lebih aktif, meningkatkan produksi minyak, dan menyebabkan jerawat.
Penumpukan debu dan sel kulit mati, bersama dengan peningkatan produksi minyak, dapat menyebabkan pori-pori wajah tersumbat, menghasilkan komedo yang kemudian berkembang menjadi jerawat. Tingkat keparahan jerawat dapat bervariasi berdasarkan faktor genetik dan kebersihan kulit anak.
Tumbuh Payudara
Pertumbuhan payudara adalah bagian tak terhindarkan dari pubertas anak perempuan, biasanya terlihat 2–3 tahun sebelum menstruasi pertama. Hormon estrogen memicu pertumbuhan payudara secara bertahap, dimulai dari benjolan kecil di bawah puting dengan tekstur lembut namun padat.
Areola juga akan tumbuh di sekitar puting, menjadi lebih lebar dan gelap seiring berjalannya waktu, hingga seluruh payudara membesar.
Tumbuh Rambut di Bagian Tertentu
Salah satu tanda pubertas anak perempuan adalah pertumbuhan rambut halus di ketiak dan area kemaluan. Rambut awalnya tipis, halus, dan lurus, kemudian menjadi lebih kasar dan keriting seiring bertambahnya usia. Tahap ini sering muncul sebelum pertumbuhan payudara dimulai.
Perubahan Suasana Hati
Perubahan suasana hati pada remaja perempuan adalah hal wajar, seperti perasaan bergairah yang tiba-tiba berubah menjadi kesedihan dalam waktu singkat. Ini disebabkan oleh peningkatan hormon estrogen dan progesteron serta perkembangan otak. Dengan bertambahnya usia, suasana hati cenderung menjadi lebih stabil.
Pertumbuhan Fisik
Pubertas pada anak perempuan ditandai dengan pertumbuhan berat badan dan tinggi badan yang cepat (growth spurt), dipengaruhi oleh hormon pertumbuhan dari kelenjar pituitari di otak.
Bau Badan
Pertumbuhan rambut di ketiak dan peningkatan produksi keringat dapat menyebabkan bau badan, terutama jika kebersihan diri tidak dijaga dengan baik. Bau badan disebabkan oleh campuran bakteri dengan keringat berlebih, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan hormonal selama pubertas.
Cara Menghadapi Pubertas pada Anak Perempuan
Dukungan dan edukasi dari keluarga sangat penting saat anak perempuan mengalami perubahan tubuh selama pubertas. Orang tua perlu memahami perasaan anak perempuan dan memberikan pemahaman bahwa perubahan ini adalah bagian normal dari proses kedewasaan.
Berikan informasi kepada anak tentang perawatan diri selama pubertas, termasuk penggunaan deodoran, kebersihan selama menstruasi, dan hal-hal lainnya.
Meskipun awal masa pubertas berbeda-beda, jika tanda-tanda pubertas muncul sebelum usia 8 tahun atau tidak muncul setelah usia 15 tahun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. ( Mbak Zuli)

Zuli Rantauwati Caleg DPRD Nganjuk Dapil 1 Partai PKB
Zuli Rantauwati Caleg DPRD Nganjuk Dapil 1 Partai PKB

Leave a Reply